Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) SKEMA A (Kolaborasi 21 PTNBH) 2024

LPPM    Surakarta.

Sumber Pembiayaan : NONPNBP
Batas Upload Proposal : 15 Apr 2024
Tahun : 2024

<p>Skema ini adalah kelanjutan kolaborasi antara 21 PTNBH, yaitu Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, Universitas Airlangga, Institut Pertanian Bogor, Universitas Indonesia, Universitas Hasanuddin, Universitas Padjadjaran, Universitas Sumatera Utara, Universitas Andalas, Universitas Pendidikan Indonesia, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Malang, Universitas Negeri Padang, Universitas Sebelas Maret, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Yogyakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Syiah Kuala dan &nbsp;Universitas Terbuka. 00</p>


<p>Hasil penelitian ini kedepannya dapat memberikan pembangunan berkelanjutan yang bertumpu kepada <em>digital</em>, <em>blue</em> dan <em>green economy</em>.</p>


<p>a. Sekurang-kurangnya menghasilkan 1 (satu) artikel yang telah <strong>dikirim (</strong><strong><em>submitted</em>) </strong>ke jurnal bereputasi internasional yang terindeks Scopus dan/atau Web of Science</p> <p>b.&nbsp;Peneliti dapat memilih luaran yaitu sebgai berikut:</p> <ul> <li>1 (satu) manuskrip pada Jurnal Internasional Bereputasi dengan <strong>persentil Top 5%</strong> pada bidang ilmunya, berdasarkan CiteScore Scopus atau berdasarkan <em>Impact Factor</em> Web of Science, ATAU</li> <li>3 (tiga) draft manuskrip pada skema A dan B atau 3-4 (tiga sampai empat) draft manuskrip pada skema C kontribusi dari Perguruan Tinggi Utama dan Mitra, yang mempunyai kategori minimal Q2 CiteScore Scopus, atau memiliki&nbsp;<em>Impact Factor</em>&nbsp;dari Web of Science edisi SCIE, SSCI, atau AHCI;</li> </ul>


<ol style="list-style-type:lower-alpha;"> <li><strong>Peneliti pada Perguruan Tinggi Utama atau </strong><strong>Host</strong> <ol> <li>Host adalah peneliti di salah satu Perguruan Tinggi Badan Hukum;</li> <li>Host sudah berkualifikasi Doktor (S3);</li> <li>Host memiliki publikasi di jurnal bereputasi internasional dengan h-index sekurangnya 4 (empat) berdasarkan pangkalan data Scopus (<u>https://</u><a href="http://www.scopus.com/)">www.scopus.com/)</a> untuk kluster sains dan teknologi, atau h-index sekurangnya 3 (tiga) berdasarkan pangkalan data Scopus untuk kluster sosial humaniora;</li> <li>Host harus memiliki peta jalan riset (<em>roadmap</em>), program riset yang sedang berjalan, fasilitas riset, serta mitra peneliti yang&nbsp;<strong>bersedia&nbsp;</strong>untuk melaksanakan penelitian (bukan mitra yang hanya dipinjam namanya);</li> <li value="5">Host harus memiliki minimal 2 (dua) mitra dari salah satu Perguruan Tinggi Badan Hukum yang berbeda;</li> <li value="6">Host bisa mewakili Fakultas/Sekolah atau Pusat/Pusat Penelitian.</li> <li value="7">Peneliti harus telah memenuhi janji&nbsp;<em>output</em>&nbsp;Hibah RKI pada tahun sebelumnya, yaitu sebagai berikut: Minimal berstatus&nbsp;<em>submitted&nbsp;</em>untuk luaran hibah RKI tahun 2023, dan berstatus&nbsp;<em>published&nbsp;</em>untuk hibah RKI/PPKI tahun 2022 dan tahun sebelumnya.</li> </ol> </li> <li><strong>Peneliti pada Perguruan Tinggi Mitra</strong> <ol> <li>Mitra kegiatan riset adalah minimal 2 (dua) peneliti dari Perguruan Tinggi Badan Hukum yang berbeda;</li> <li>Mitra sudah berkualifikasi Doktor (S3);</li> <li>Mitra harus memiliki program riset yang sedang berjalan, memiliki rekam jejak riset yang jelas di tingkat nasional/internasional serta fasilitas riset yang tersedia untuk pelaksanaan riset;</li> <li>Peneliti harus telah memenuhi janji <em>output</em> Hibah RKI pada tahun sebelumnya, yaitu sebagai berikut: Minimal berstatus <em>submitted </em>untuk luaran hibah RKI tahun 2023, dan berstatus <em>published </em>untuk hibah RKI/PPKI tahun 2022 dan tahun sebelumnya.</li> </ol> </li> </ol>