LPPM Surakarta.
| Sumber Pembiayaan | : | NONPNBP |
| Batas Upload Proposal | : | 13 Jan 2026 |
| Tahun | : | 2026 |
<p>Program Hilirisasi Riset Prioritas - Pengujian Model dan Prototipe merupakan fasilitasi pendanaan yang diberikan kepada dosen/peneliti di perguruan tinggi untuk mengembangkan hasil penelitian sebelumnya melalui peningkatan TKT produk riset berupa model dan prototipe. Peningkatan TKT ini diharapkan dapat mendorong hasil riset yang masih berada pada tingkat rendah (proof of concept) agar naik tingkat menjadi teknologi yang siap hilirisasi atau diproduksi massal, sehingga dapat mengurangi “gap” antara penemuan di laboratorium dengan pemanfaatan di pasar/industri, di mana banyak inovasi seringkali gagal di tahap ini. </p> <p>Peningkatan TKT ini diharapkan dapat mendorong hasil riset yang masih berada pada tingkat rendah (proof of concept) agar naik tingkat menjadi teknologi yang siap hilirisasi atau diproduksi massal, sehingga dapat mengurangi “gap” antara penemuan di laboratorium dengan pemanfaatan di pasar/industri, di mana banyak inovasi seringkali gagal di tahap ini. Melalui Program Hilirisasi Riset Prioritas - Pengujian Model dan Prototipe Tahun 2026, diharapkan kegiatan riset tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi mampu bertransformasi menjadi solusi konkret, berdampak luas bagi masyarakat dan atau diadopsi oleh dunia usaha dunia industri (DUDI) secara berkelanjutan sehingga dapat berkontribusi memperkuat sistem inovasi dan perekonomian nasional.</p>
<p>Tujuan dan manfaat dari Program Hilirisasi Riset Prioritas - Pengujian Model dan Prototipe sebagai berikut:</p> <p>1. Menindaklanjuti hasil penelitian sebelumnya dengan melanjutkan ke pengembangan prototipe melalui tahapan peningkatan kesiapterapan teknologi yang berkelanjutan dan berkesinambungan;</p> <p>2. Mengembangkan karya inovasi yang memiliki nilai guna dan berdampak nyata bagi masyarakat luas;</p> <p>3. Menguatkan kualitas penelitian di perguruan tinggi yang bersifat inovatif, progresif, efektif, efisien, implementatif, berdampak, dan siap menghadapi tantangan global;</p> <p>4. Mendorong kinerja dosen untuk menghasilkan penelitian yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan pendidikan dan teknologi dunia, mampu menyelesaikan permasalahan yang ada di masyarakat sesuai dengan kebutuhan industri.</p> <p>5. Meningkatkan kualitas penelitian terutama penelitian yang terkait prioritas nasional sesuai dengan Asta Cita yang dikembangkan di perguruan tinggi di seluruh Indonesia.</p>
<p>Luaran wajib Program Hilirisasi Riset Prioritas - Pengujian Model dan Prototipe yang dijanjikan berupa:</p> <p>1. Bukti hasil pengujian prototipe dalam rangka peningkatan TKT minimal satu level dari TKT sebelumnya, berupa dokumen pengujian minimal mencakup uji fungsional dan uji kinerja sesuai dengan ketentuan berikut:</p> <p>a. Bukti uji validasi di lingkungan yang relevan untuk TKT target 5.</p> <p>b. Bukti penerapan di lingkungan yang relevan untuk TKT target 6.</p> <p>c. Bukti penerapan di lingkungan operasional untuk TKT target 7.</p> <p>d. Sertifikasi di lembaga terakreditasi untuk TKT target 8.</p> <p>Pengujian prototipe harus dilaksanakan di institusi yang tersertifikasi atau dengan alat pengujian terkalibrasi/telah ditera dengan baik, dan skenario pengujian perlu dilampirkan.</p> <p>2. Dokumen desain (blueprint) pasca pengujian; </p> <p>3. Poster prototipe;</p> <p>4. Video proses pengembangan, fungsi, dan implementasi hasil produk prototipe yang diunggah melalui laman YouTube Lembaga Perguruan Tinggi.</p>
<p>Ketua tim pengusul memenuhi persyaratan berikut :</p> <p>1. Merupakan dosen tetap perguruan tinggi di bawah naungan Kemdiktisaintek yang mempunyai Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK) atau Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) dan bukan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian/Lembaga lain, serta tidak sedang dalam status tugas belajar/izin belajar.</p> <p>2. Memiliki SINTA Score Overall minimal 150 untuk bidang saintek dan 50 untuk bidang sosial humaniora dan seni.</p> <p>3. Memiliki rekam jejak publikasi paling sedikit satu atau lebih artikel di jurnal bereputasi internasional dan/atau jurnal bereputasi nasional yang relevan dengan prototipe yang diusulkan; atau Kekayaan Intelektual (KI) bersertifikat yang terkait dengan substansi usulan penelitian (bukan berupa Hak Cipta dari artikel, laporan, skripsi, tesis, disertasi, panduan, atau dokumen sejenisnya).</p> <p>4. Memiliki jabatan fungsional akademik minimal Lektor.</p> <p>5. Ketua tim pengusul diwajibkan membuat catatan harian, berisi catatan tentang pelaksanaan Program Hilirisasi Riset Prioritas - Pengujian Model dan Prototipe sesuai dengan tahapan kegiatan. Catatan harian/logbook diisikan ke laman BIMA sebagai bagian dari kelengkapan dokumen pelaksanaan kegiatan.</p> <p>6. Ketua tim pengusul yang memiliki tanggungan luaran wajib pada program pendanaan sebelumnya tidak dapat mengajukan usulan Program Hilirisasi Riset Prioritas - Pengujian Model dan Prototipe Tahun 2026.</p> <p>7. Ketua tim pengusul wajib bertindak sebagai penulis pertama dalam semua luaran Program Hilirisasi Riset Prioritas - Pengujian Model dan Prototipe.</p> <p> </p> <p> </p>
2015 ©Engineering IRIS1103. ALL Rights Reserved. Privacy Policy | Terms of Service