Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) Program EQUITY THE Impact Rankings SKEMA A (Kolaborasi 16 PTNBH) 2025

LPPM    Surakarta.

Sumber Pembiayaan : NONPNBP
Batas Upload Proposal : 18 Nov 2025
Tahun : 2025

<p>Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan Ditjen Dikti Kemdiktisaintek, pada tahun 2025 ini meluncurkan program yang dinamai Enhancing Quality Education for International University Impacts and Recognition (EQUITY) Times Higher Education Impact Rankings 2025. Desain program ini secara menyeluruh memfasilitasi 23 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) dalam merancang dan melaksanakan program-program pengembangan untuk meningkatkan kualitas sebagai <em>World Class University</em> (WCU). Sumber pendanaan EQUITY melalui Dana Abadi Perguruan Tinggi (DAPT) dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang sejalan dengan amanat dari Peraturan Presiden Nomor 111 Tahun 2021 tentang Dana Abadi di Bidang Pendidikan. Program ini dikembangkan dalam dua jenis, yaitu: EQUITY WCU (7 PTNBH) dan EQUITY THE Impact Rankings (16 PTNBH).</p>


<p style="margin-left:27.0pt;">Tujuan kegiatan Riset Kolaborasi Indonesia Program EQUITY THE Impact Rankings adalah:</p> <ol style="list-style-type:lower-alpha;"> <li>Memperluas dan memperdalam jejaring kerjasama riset antar Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum;</li> <li>Memperluas kerjasama riset PTNBH dengan <em>stakeholder</em> lain (PTN/PTS) untuk memperkuat kapasitas riset lintas institusi, dengan menekankan kekhasan riset lokal, jaringan mitra industri, atau penguasaan konteks spesifik daerah;</li> <li>Memperkuat wawasan keilmuan yang bersifat multi/inter/lintas disiplin di antara para dosen/peneliti, dan mempercepat dampak sosial-ekonomi riset;</li> <li>Mengembangkan embrio kerja sama riset yang lebih luas dengan institusi negara lain secara lebih seimbang, setara, dan kontributif untuk masyarakat Indonesia;</li> <li>Meningkatkan jumlah publikasi jurnal bereputasi internasional yang terindeks Scopus;</li> <li>Meningkatkan peringkat perguruan tinggi berdasarkan kriteria pemeringkatan <em>World Class University</em> (WCU) oleh QS (WUR, AUR, by-Subject) dan THE (WUR, AUR, by-Subject, IMPACT Rangking).</li> </ol>


<ol style="list-style-type:lower-alpha;"> <li>Tim Peneliti (<em>host </em>dan mitra) harus mencapai luaran yaitu 3 (tiga) draf manuskrip pada jurnal internasional bereputasi kontribusi dari Perguruan Tinggi Utama dan Mitra, yang mempunyai kategori minimal Q2 CiteScore Scopus.</li> <li>Artikel yang dimaksud pada poin a adalah minimal berstatus telah direview<strong> (<em>under review</em>) </strong>ke &nbsp;jurnal bereputasi internasional yang terindeks Scopus di akhir tahun pertama (program);</li> <li>Artikel yang dimaksud pada poin a dapat diklaim sebagai luaran selama penerima hibah RKI bertindak sebagai penulis pertama atau penulis korespondensi;</li> <li>Status kemajuan pencapaian keluaran dilampirkan dalam Laporan Kemajuan dan Akhir berupa: <ol> <li>Bukti kirim (<em>Acknowledgment submission</em>);</li> <li>Bukti peringkat <em>quartile</em> jurnal (Q1-Q2) dari SJR</li> <li>Manuskrip yang di-<em>submit</em></li> <li>Bukti proses <em>under review</em> dari penerbit</li> </ol> </li> <li>Pada setiap publikasi diharuskan mencantumkan peneliti dari semua mitra beserta afiliasinya.</li> <li>Semua Publikasi wajib mencantumkan <em>Acknowledgement</em>:<strong><em>This research is funded by the Indonesian Endowment Fund for Education (LPDP) on behalf of the Indonesian Ministry of Higher Education, Science and Technology and managed under the EQUITY Program (Contract No. ##/##/##.##.##/2025).</em></strong></li> </ol>


<p style="margin-left:26.7pt;"><strong>PenelitipadaPerguruanTinggiUtamaatauHost (skema A)</strong></p> <ol> <li><em>Host</em> adalah peneliti di salah satu dari 16 (enam belas) Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum;</li> <li><em>Host</em> sudah berkualifikasi Doktor (S3);</li> <li><em>Host</em> memiliki publikasi di jurnal bereputasi internasional dengan h-index sekurangnya&nbsp;4 (empat) berdasarkan pangkalan data Scopus (<u>https://</u><a href="http://www.scopus.com/)">www.scopus.com/)</a> untuk kluster sains dan teknologi, atau h-index sekurangnya 3 (tiga) berdasarkan pangkalan data Scopus untuk kluster sosial humaniora, atau memiliki pengalaman minimal 3 (tiga) publikasi pada jurnal scopus minimal Q2;</li> <li value="4"><em>Host</em> harus memiliki peta jalan riset (<em>roadmap</em>), program riset yang sedang berjalan, fasilitas riset, serta mitra peneliti yang <strong>bersedia </strong>untuk melaksanakan penelitian (bukan mitra yang hanya dipinjam namanya);</li> <li value="5"><em>Host</em> harus memiliki minimal 2 (dua) mitra dari salah satu &nbsp;16 (enam belas) Perguruan Tinggi Badan Hukum yang berbeda;</li> <li value="6"><em>Host</em> dapat mewakili Fakultas/Sekolah atau Pusat/Pusat Penelitian;</li> <li value="7">Tidak sedang mendapatkan hibah RKI PTNBH 2025 sebagai Ketua di Host maupun Mitra;</li> <li value="8"><em>Host</em> harus telah memenuhi janji <em>output</em> Hibah RKI pada tahun sebelumnya, yaitu: Minimal berstatus <em>under review &nbsp;</em>untuk luaran hibah RKI tahun 2024.</li> </ol> <p style="margin-left:47.85pt;"><strong>PenelitipadaPerguruan TinggiMitra (skema A)</strong></p> <ol> <li>Mitra kegiatan riset adalah minimal 2 (dua) peneliti dari 16 (enam belas) Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum yang berbeda;</li> <li>Mitra sudah berkualifikasi Doktor (S3);</li> <li>Mitra memiliki publikasi di jurnal bereputasi internasional dengan h-index sekurangnya 4 (empat) berdasarkan pangkalan data Scopus (<u>https://</u><a href="http://www.scopus.com/)">www.scopus.com/)</a> untuk kluster sains dan teknologi, atau h-index sekurangnya 3 (tiga) berdasarkan pangkalan data Scopus untuk kluster sosial humaniora, atau memiliki pengalaman minimal 3 publikasi pada jurnal scopus minimal Q2;</li> <li value="4">Mitra harus memiliki program riset yang sedang berjalan, memiliki rekam jejak riset yang jelas di tingkat nasional/internasional serta fasilitas riset yang tersedia untuk pelaksanaan riset;</li> <li value="5">Tidak sedang mendapatkan hibah RKI PTNBH 2025 sebagai Ketua di Host maupun Mitra;</li> <li>Mitra harus telah memenuhi janji <em>output</em> Hibah RKI pada tahun sebelumnya, yaitu: Minimal berstatus <em>under review&nbsp; </em>untuk luaran hibah RKI tahun 2024.</li> </ol>